Berita

Ferdinand Hutahean/Net

Politik

Ferdinand Hutahean: Kalau Ada Solusi Lain Tanpa Bubarkan Koalisi, Tunjukkan

SENIN, 10 JUNI 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kritikan dari kubu Prabowo-Sandi menanggapi usulan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik lewat akun Twitternya, agar koalisi partai pendukung capres-cawapres 2019 dibubarkan.

Sebaliknya kolega Rachland di PD, Ferdinand Hutahean mendukung usulan itu.

"Gagasan itu adalah pemikiran cerdas yang bertujuan menghentikan polarisasi," ujar Ketua Divisi Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita RMOL, Senin (10/6).


Ferdinand justru berpendapat pembubaran sebagai koalisi langkah tepat untuk menghentikan pengkubuan di tengah masyarakat pascapilpres 17 April lalu.

Jika ada yang menolak pembubaran koalisi, menurut Ferdinand, harus diberi solusi lain untuk kembali menyatukan kehidupan sosial di akar rumput.

"Kalau ada solusi lain agar tidak terjadi polarisasi yang makin tajam tanpa membubarkan koalisi, silakan tunjukkan dan lakukan," tukasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya