Berita

Diah Ayu Permatasari/dok. pribadi

Politik

AHY Dan Ibas Hanya Membalas Perhatian Jokowi Dan Mega

Punya Peluang Masuk Kabinet Baru
JUMAT, 07 JUNI 2019 | 11:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih memiliki peluang mendapatkan jabatan di pemerintahan baru setelah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.  

Menurut Dosen Komunikasi Politik Universitas Bhayangkara Jaya, Diah Ayu Permatasari, SBY tidak mungkin lagi masuk dalam struktur pemerintahan.

"Saya rasa beliau (SBY) sudah memilih mengabdi pada negara dengan cara yang lain. Mungkin tidak menduduki jabatan dalam pemerintahan, saya rasa Pak SBY lebih memfokuskan pada kegiatan lain yang juga memberi kontribusi terbaik untuk negara tetapi tidak dalam struktur organisasi pemerintahan," ucap Diah Ayu Permatasari kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (7/6).


Sebaliknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)) dan Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas lebih mungkin mendapatkan jabatan di pemerintahan Jokowi periode kedua.

"Peluang yang besar mau tidak mau jatuh pada generasi Beliau, apalagi melihat dalam kondisi saat sekarang," katanya.

Dia juga menafsirkan pertemuan AHY dan Ibas dengan Jokowi dan Megawati adalah ucapan rasa terima kasih keluarga Yudhoyono karena Jokowi dan pemerintah juga Megawati sudah menaruh kepedulian tinggi kepada keluarga SBY saat wafatnya Ani Yudhoyono di awal Juni.

"Pertemuan yang kemarin terjadi merupakan momen yang terbaik untuk melakukan silaturahmi dalam suasana Idul Fitri, menandakan tidak hanya gesture politik tapi menunjukkan terima kasih atas dukungan presiden terhadap keluarga beliau," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya