Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

KA Serayu Pagi Anjlok Di Nagreg, Jadwal Kereta Terganggu

SELASA, 04 JUNI 2019 | 18:27 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Gerbong Kereta Api (KA) Serayu Pagi jurusan Purwokerto-Pasar Senen anjlok pada Selasa (4/6). Empat gerbong keluar rel pada kilometer 193+7 antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Nagreg di Citiis, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

“KA Serayu Pagi membawa enam gerbong ekonomi, satu gerbong barang dan satu kereta pembangkit. Jadi gerbong yang mengalami geser roda itu gerbong empat dari belakang," terang Humas PT KAI Daop 2, Noxy Citrea seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Dijelaskan Noxy, seluruh penumpang telah dievakuasi dengan  selamat berikut gerbong di belakang lokomotif yang tidak ikut anjlok.


“Para penumpang tersebut dibawa ke Stasiun Nagreg untuk evakuasi sementara. Tidak ada korban jiwa," tuturnya.

Akibat kecelakaan ini, beberapa jadwal perjalanan kereta api sempat terhambat diantaranya KA Pangandaran relasi Gambir - Bandung - Banjar yang saat ini posisinya masih di Stasiun Nagreg dan KA Galunggung relasi Tasikmalaya-Kiaracondong saat ini posisi masih di Stasiun Cibatu.

Sementara KA Argo Wilis dari Surabaya menuju Bandung dan KA Kutojaya Selatan dari Kutoarjo menuju Kiaracondong akan mengalami perubahan pola operasi ke lintas Utara menuju Purwoketo, Cirebon, Cikampek, Purwakarta, dan berakhir di Bandung.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya