Berita

Youtube/Net

Dunia

Prank Tunawisma Makan Pasta Gigi, YouTuber Ini Dipenjara 15 Bulan

SENIN, 03 JUNI 2019 | 22:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ulah seorang YouTuber asal Spanyol bernama Kanghua Ren ini tidak patut ditiru. Demi membuat konten, dia melakukan prank atau lelucon tipuan pada seorang pria tunawisma untuk memakan biskuit Oreo yang diisi dengan pasta gigi.

Ulahnya itu membuat tunawisma tersebut muntah. Video yang dia bagikan tesebut seketika menuai kecaman.

Ren menghapus video dari salurannya setelah kebanjiran kritik. Dia pun pergi menemui pria itu lagi dan menawarinya 20 euro.


Namun kemudian Ren menawarkan untuk membayar pria itu 300 euro jika dia tidak memulai tindakan hukum atas aksi tersebut. Akan tetapi, tindakan hukum diambil.

Akibatnya ulahnya tersebut, Ren dijatuhi sederetan hukuman.

New York Times mengutip putusan pengadilan Barcelona (Senin, 3/6) melaporkan bahwa Ren dinyatakan telah melanggar integritas moral. Akibatnya, dia harus dipenjara selama 15 bulan.

Pengadilan juga memutuskan saluran YouTube Ren, yakni ReSet, harus ditutup. Dia juga dilarang mengunggah video apa pun hingga tahun 2024.

Tidak berhenti sampai disitu, Ren juga telah diperintahkan untuk membayar kompensasi kepada korbannya senilai 20.000 euro.

Sementara itu, pria tunawisma yang menjadi korban prank Ren diidentifikasi oleh media Spanyol sebagai Gheorge L. Dia adalah seorang warga Rumania yang bekerja sebagai gembala sebelum pindah ke Barcelona.

Dokumen pengadilan yang dikutip di surat kabar Spanyol menunjukkan Ren menghasilkan sekitar 2.000 euro dari iklan yang diputar di video prank tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya