Berita

Mozambik/Net

Dunia

Bangkit Pasca Dihantam Topan, Mozambik Sambut Bantuan 1,2 Miliar Dolar AS

SENIN, 03 JUNI 2019 | 06:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Donor internasional berjanji untuk menyumbang 1,2 miliar dolar AS untuk membantu membangun kembali daerah dan infrastruktur yang dihancurkan oleh topan Kenneth dan Idai di Mozambik.

Hal tersebut disambut baik oleh Presiden Mozambik, Filipe Nyusi pada akhir Konferensi Internasional Donor (Minggu, 2/6) yang digelar di kota Beira, salah satu daerah terburuk terkena topan.

Konferensi yang digelar selama dua hari itu menarik sekitar 700 peserta dari organisasi internasional, donor, sektor swasta dan masyarakat sipil.


Meski begitu, PBB memperingatkan bahwa jumlah itu kurang dari setengah jumlah yang dibutuhkan menurut pemerintah setempat.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyerukan tanggapan yang murah hati dari masyarakat internasional.

"Ini saatnya untuk menerjemahkan ke dalam gerakan nyata solidaritas dengan negara yang telah menderita salah satu bencana lingkungan terburuk yang pernah dialami di Afrika," ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters.

Untuk diketahui, topan Kenneth menghantam provinsi Cabo Delgado dan meratakan seluruh desa dengan kecepatan angin hingga 174 meter per jam. Topan menyebabkan sekitar 45 orang meninggal dunia.

Bukan hanya itu, Mozambik juga berjuang untuk menghadapi Topan Idai, yang menghantam wilayah pusat negara hanya enam minggu sebelumnya.

Lebih dari 1.000 orang tewas di Mozambik, Zimbabwe dan Malawi ketika Topan Idai yang merupakan topan terburuk dalam beberapa dasawarsa, menyerang pantai Samudra Hindia bagian timur dengan angin kencang dan hujan pada pertengahan Maret lalu.

Pemerintah Mozambik mengatakan bahaa negaranya membutuhkan 3,2 miliar dolar AS untuk rekonstruksi pasca topan di provinsi Sofala, Manica, Tete, Zambezia, Inhambane Nampula, dan Cabo Delgado.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya