Berita

Ilustrasi Pakistan-India/Net

Dunia

India Tuduh Pihak Keamanan Pakistan Lecehkan Diplomat Di Acara Buka Puasa Bersama

SENIN, 03 JUNI 2019 | 01:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India menuduh pihak keamanan Pakistan melakukan pelecehan terhadap sejumlah diplomatnya pada sebuah acara Kedutaan Besar India di ibukota Islamabad akhir pekan ini.

Komisi Tinggi India di Islamabad dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu (2/6) mengatakan 300 tamu ditolak untuk menghadiri jamuan makan malam berbuka puasa di hotel mewah Serena di Islamabad sehari sebelumnya (Sabtu, 1/6).

Tamu-tamu itu bahkan menghadapi pelecehan dan intimidasi yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh pihak keamanan Pakistan.


Pihak keamanan Pakistan disebutkan menggunakan truk forklift untuk memindahkan mobil beberapa tamu.

Dalam pernyataan yang sama, pihak India juga mengatakan beberapa pejabat dan diplomatnya berdesak-desakan, didorong, dilecehkan, diancam secara agresif. Bahkan dalam beberapa kasus, ponsel mereka direbut oleh pihak keamanan Pakistan.

"Rantai peristiwa yang mengecewakan pada 1 Juni tidak hanya melanggar norma-norma dasar perilaku diplomatik tetapi juga berlawanan dengan konsep perilaku beradab," kata Komisi Tinggi India dalam pernyataan itu, seperti dimuat Reuters.

Komisi Tinggi India meminta Pakistan untuk menyelidiki insiden itu.

Belum ada keterangan dari pihak Kementerian Luar Negeri Pakistan atas tuduhan tersebut.

Insiden tersebut terjadi di tengah pertengkaran diplomatik antara kedua negara tetangga tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya