Berita

Twitter/Net

Dunia

Tangguhkan Akun Pengkritik Peringatan Tiananmen, Twitter Minta Maaf

SENIN, 03 JUNI 2019 | 00:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Twitter meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan kerena raksasa media sosial itu terpaksa menangguhkan sejumlah akun yang mengkritik  kebijakan pemerintah China menjelang peringatan 30 tahun peristiwa berdarah di Lapangan Tiananmen, Beijing. Penangguhan itu dilakukan setelah ada kontroversi atas kritik tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah pada halaman khusus Kebijakan Publik, akhir pekan ini, Twitter mengatakan bahwa sejumlah akun telah ditangguhkan sebagai bagian dari upaya menghentikan akun yang terlibat dalam "manipulasi platform".

“Beberapa di antaranya terlibat dalam komentar mengenai Tiongkok. Akun-akun ini tidak dilaporkan secara massal oleh otoritas China. Ini (penangguhan akun) adalah tindakan rutin kami," begitu keterangan Twitter seperti dimuat Reuters (Minggu, 2/6).


Pihak Twitter mengatakan saat ini tengah bekerja untuk memastikan asal mula kesalahan.

Pernyataan Twitter tersebut dikeluarkan menyusul reaksi tajam dari pengguna Twitter atas penangguhan tersebut. Salah satu tokoh yang mengecam adalah Senator A. Marco Rubio dari Amerika Serikat.

Dalam sebuah cuitan, dia menuduh Twitter telah menjadi alat sensor bagi China.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya