Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Sebuah Permohonan Kepada Presiden Jokowi

SABTU, 01 JUNI 2019 | 12:31 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BAPAK Presiden Jokowi yang saya hormati, mohon dimaafkan bahwa di bulan suci Ramadan ini saya mengganggu kesibukan tugas mulia Bapak Presiden memimpin bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Saya merasa prihatin atas derita sesama rakyat Indonesia yang pada bulan suci Ramadan ini mengalami musibah ditangkap dan ditahan akibat dugaan makar, ujaran kebencian, keonaran dan lain lain dugaan bersifat politis.

Karena saya telah mengenal semangat kerakyatan dan kemanusiaan Bapak Presiden sejak Bapak Presiden masih Walikota Solo dan Gubernur Jakarta, maka dalam kesempatan ini dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri memohon perkenan kemurahan hati Bapak Presiden.


Saya memohon Bapak Presiden berkenan mengeluarkan maklumat kepresidenan untuk membebaskan para sesama rakyat Indonesia yang kini berada di dalam rumah tahanan kepolisian mau pun militer atas dugaan pelanggaran hukum secara politis.

Pembebasan mereka dapat diyakini akan diterima oleh mereka yang tersangka mau pun sanak keluarga mereka dengan penuh rasa terima kasih akibat mereka dapat merayakan hari raya Idul Fitri bersama sanak-keluarga dan handai taulan di kampung halaman masing-masing.

Mohon dapat dimaafkan kelancangan saya memohon Bapak Presiden bukan atas kepentingan saya pribadi namun semata atas nama kemanusiaan untuk sesama rakyat Indonesia yang sedang menderita akibat mengalami musibah penahanan politik di bulan suci Ramadan ini.

Saya tidak mampu membalas budi baik serta kemurahan hati Bapak Presiden kecuali dengan ucapan terima kasih tak terhingga di samping memanjatkan sebuah doa permohonan kepada Yang Maha Kasih untuk senantiasa berkenan melimpahkan Berkah Anugrah Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebahagiaan kepada Bapak Presiden dan keluarga besar Bapak Presiden beserta negara, bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Amin.

Penulis permohonan adalah seorang rakyat Indonesia

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya