Berita

Abdullah Azwar Anas (Kiri)/RMOL

Nusantara

Dukung Usaha UMKM, Bupati Banyuwangi Ajak Warga Suguhkan Penganan Lokal Saat Lebaran

JUMAT, 31 MEI 2019 | 11:39 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Menjelang Lebaran, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak warga untuk mendukung dan memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mengonsumsi produk mereka. Warga diajak membeli suguhan makanan Lebaran dengan produk buatan warga Banyuwangi sendiri.


“Setiap Lebaran ada tradisi saling mengunjungi rumah tetangga, kerabat, saudara, reuni SMA dan sebagainya. Ayo suguhkan kue produk UMKM. Penuhi meja ruang tamu hanya dengan kue dan minuman produksi UMKM. Jadi perputaran uang tidak hanya dinikmati para produsen kue pabrikan,” tutur Anas saat dihubungi via pesan elektronik, Kamis (30/5).

Setiap Lebaran, Anas yang selalu open house di rumah pribadinya di Dusun Karangdoro, sekitar 70 menit dari pusat kota Banyuwangi, juga selalu menyediakan kue dari home industry yang ada di Banyuwangi untuk ribuan tamu yang datang.

Setiap Lebaran, Anas yang selalu open house di rumah pribadinya di Dusun Karangdoro, sekitar 70 menit dari pusat kota Banyuwangi, juga selalu menyediakan kue dari home industry yang ada di Banyuwangi untuk ribuan tamu yang datang.

Anas menyediakan kue bagiak, ladrang, klemben, pia glenmore, berbagai kerupuk ikan, bolu, dan beragam keripik buah-buahan yang semuanya produk UMKM Banyuwangi. Untuk minuman, Anas menyediakan kopi dan cokelat khas Banyuwangi serta beragam minuman olahan buah yang diproduksi UMKM setempat.

“Di Banyuwangi ini banyak usaha rumahan yang membuat kue enak-enak, biasanya resep dari warisan leluhurnya. Rasanya lebih enak dibanding merek-merek pabrikan. Nanti dilengkapi kopi, cokelat, dan minuman olahan buah yang banyak diproduksi UMKM Banyuwangi," ungkap Anas.

Dengan begitu, menurut dia, membantu para pelaku UMKM untuk berkembang, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain.

"Alhamdulillah, produk UMKM dan industri rumah tangga di Banyuwangi terus tumbuh. Banyak pula yang memasarkan lewat media sosial, karena Pemkab Banyuwangi juga rutin bikin pelatihan internet marketing," kata Anas.

Seperti yang dirasakan Ziska Purwanti, pembuat cokelat asal Kecamatan Genteng. Berbekal pemasaran online, dia mendapat pesanan cokelat hingga ratusan toples untuk Lebaran ini. "Harganya satu toples berkisar Rp 50 - 90 ribu," aku Ziska.

Begitu halnya Kurnia Dwi Lestari, pemilik rumah produksi makanan ringan “Anisa” ini kebanjiran orderan hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Kami kerja dari jam lima pagi hingga sore hari. Karena pesanan kue kering membeludak sejak memasuki bulan puasa kemarin. Biasanya hanya 30 orang yang membantu, saya terpaksa menambah 15 orang lagi warga sekitar untuk memenuhi pesanan,” jelas Kurnia yang rumah produksinya berada di Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi.

Dia mengaku bahwa menjelang Lebaran ini produksinya meningkat tajam hingga dua kali lipat. Bila sehari-hari produksinya hanya sekitar 3.000 kemasan kue kering, namun khusus Lebaran ini meningkat hingga 10.000 ribu kemasan.

Selain memasok toko kue di Banyuwangi, produk “Anisa” juga diminati pasar Bali. Kurnia juga memasarkan produknya secara online.

“Setiap hari banyak salesman yang datang ke mari. Ada yang dijual ke toko-toko di Banyuwangi, ritel moderen, hingga Bali. Semua meningkat, termasuk pesanan online juga meningkat hingga 30 persen,” ujarnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya