Berita

Ilustrasi Brexit/Net

Dunia

750 Ribu Warga UE Ajukan Permohonan Tinggal Di Inggris Pasca Brexit

KAMIS, 30 MEI 2019 | 22:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 750.000 warga Uni Eropa telah mengajukan permohonan untuk tetap tinggal di Inggris pasca Brexit. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid pada Kamis (30/5).

Masalah soal apa yang akan terjadi pada lebih dari tiga juta warga negara Uni Eropa yang tinggal di Inggris adalah salah satu hal yang menjadi poin perdebatan dalam pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

Inggris mengatakan warga negara Uni Eropa memiliki waktu hingga setidaknya hingga 31 Desember 2020 untuk mengajukan "status menetap".


"Warga negara Uni Eropa adalah teman, tetangga, dan kolega kami yang berkontribusi sangat besar bagi negara ini. Apapun hasil Brexit kami ingin mereka tetap (tinggal)," kata Javid dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters.

Dia menambahkan bahwa skema sejauh ini telah mencatat ada sekitar 750.000 aplikasi.

Angka yang dikeluarkan oleh departemennya menunjukkan total 621.400 orang telah mengajukan aplikasi pada akhir April dan 389.900 orang lainnya diterima pada bulan pertama setelah skema diluncurkan sepenuhnya pada 30 Maret.

Di bawah Skema Penyelesaian Uni Eropa, warga negara Uni Eropa yang telah mentap di Inggris selama lima tahun dapat diberikan status menetap dan memberi mereka hak yang sama untuk bekerja, belajar dan mengakses tunjangan dan layanan seperti yang mereka lakukan saat ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya