Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Pemerintah Harus Evaluasi Diri Hadapi Wacana Referendum Aceh

KAMIS, 30 MEI 2019 | 13:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap kemunculan wacana referendum yang disuarakan Ketua DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem.

"Saya pikir harus ada yang dievaluasi mengapa referendum ini mencuat kembali," ujar Kadiv Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/5).

Ferdinand menduga suara yang dimunculkan Mualem adalah kegelisahan masyarakat Aceh yang tidak lagi merasakan keadilan seperti era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


"Alasannya kan karena ketidakadilan terutama dan proses demokrasi ini merasa membuat Aceh itu seperti tidak menjadi bagian yang bisa diperlakukan layak di wilayah RI," jelasnya.

"Karena rakyat Aceh kembali merasa tidak nyaman berada di pangkuan republik Indonesia, tidak nyaman pasca ditinggalkan Pak SBY," imbuhnya menambahkan.

Ferdinand menyarankan pemerintah untuk bisa berpikir jernih dan mengambil sikap yang tepat terhadap isu referendum Aceh ini.

"Pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang baik, langkah-langkah tepat untuk meredam gejolak ini," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya