Berita

Turki/Net

Dunia

Sasar Militan PKK, Turki Tempatkan Pasukan Di Perbatasan Irak Utara

RABU, 29 MEI 2019 | 06:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Militer Turki menempatkan pasukan komando di punggung gunung dalam operasi baru terhadap militan Kurdi yang berbasis di perbatasan di Irak utara. Begitu dipastikan oleh Kementerian Pertahanan Turki pada Selasa (28/5).

Dalam sebuah pernyataan, dorongan itu dimulai dengan serangan artileri dan udara pada Senin sore (27/5), dan operasi oleh brigade komando dimulai malam itu.

Operasi itu menargetkan wilayah Hakurk Irak, tepat di seberang perbatasan dari ujung tenggara Turki, yang juga berbatasan dengan Iran.


Kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) bermarkas di Irak utara, terutama di wilayah Qandil di sebelah selatan Hakurk tersebut.

"Dengan operasi ini, tujuannya adalah untuk menghancurkan gua dan tempat perlindungan yang digunakan oleh organisasi teroris dan menetralisir teroris di wilayah Hakurk," kata kementerian tersebut.

Video yang diterbitkan oleh kementerian menunjukkan helikopter mendarat pasukan komando di daerah pegunungan.

Militer Turki juga dibagikan foto-foto yang memperlihatkan peluru yang ditembakkan oleh tentara yang bersiaga di punggung bukit, mengamati lereng bukit dengan senapan mereka.

"Operasi itu, dengan dukungan helikopter serang kami, terus berjalan sesuai rencana," kata pernyataan itu, seperti dimuat Reuters.

PKK diketahui melancarkan pemberontakan di Turki terutama Kurdi tenggara pada tahun 1984 dan lebih dari 40.000 orang telah tewas dalam konflik. PKK ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Ankara, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya