Berita

Abdullah Dahlan/RMOL Jabar

Nusantara

832 Kasus Ditangani Bawaslu Jabar Selama Pemilu 2019

RABU, 29 MEI 2019 | 05:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sepanjang helat Pileg dan Pilpres serentak 2019,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat telah menangani 832 kasus dugaan pelanggaran kampanye.

Ketua Bawaslu Jabar Abdulah Dahlan menyebutkan, sebanyak 632 kasus merupakan hasil temuan Bawaslu di lapangan.  Sedangkan 200 kasus lainnya, bersumber dari laporan masyarakat.

Berbicara dalam rapat evaluasi pengawasan dan penanganan pemilu di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (28/5), Abdullah menjelaskan lebih detail. Kasus tersebut terdiri dari 533 kasus pelanggaran administrasi, 66 kasus pidana, 19 pelanggaran kode etik dan 33 kasus lainnya.


“Sebanyak 188 kasus tidak diproses karena kurangnya bukti,” ujarnya seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Bawaslu Jabar menilai,  kasuss money politics adalah kasus yang paling dominan terjadi saat masa tenang. Temuan tersebut merupakan hasil patroli petugas di lapangan selama masa tenang berlangsung.

“Kita lakukan patroli kesiagaan mengawasi potensi politik yang terjadi di masyarakat. Ada 9 kasus money politics yang kita temukan. Saat ini masih proses penanganan," jelasnya.

Bawaslu Jabar jug menemukan beragam pelanggaran administrasi oleh KPU setempat saat proses rekapitulasi suara di berbagai tingkatan.  

“Saat proses rekapitulasi kita temukan 24 kasus. Kami tangani 12 kasus di Bawaslu Jabar, 12 kasus ditangani oleh kabupaten/kota di Jabar. Tapi sudah dilakukan proses penyelesaian sidang administrasi. Kota Bandung, Banjar, Pangandaran, Ciamis, Cirebon, Cimahi, Bandung Barat," pungkasnya.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya