Berita

Sofyan Basir/Net

Hukum

Dipanggil Kejagung, Sofyan Basir Tidak Bisa Hadiri Undangan Penyidik KPK

JUMAT, 24 MEI 2019 | 15:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Direktur PLN (nonaktif) Sofyan Basir tidak bisa menghadiri panggilan penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka suap proyek PLTU Riau-1. Hal itu dikarenakan Sofyan harus menghadiri panggilan dari Jaksa Agung terkait perkara Leasing Marine Vessel Power Plant.

Begitu kata Vice President Public Relations PLN, Dwi Suryo Abdullah saat dikonfirmasi beberapa saat lalu di Jakarta, Jumat (24/5).

"Pada hari ini, Jumat 24 Mei seharusnya beliau (Sofyan) dimintai keterangan KPK namun bapak Sofyan pada hari ini sebagai warga negara yang baik beliau menunaikan kewajibannya dengan memenuhi panggilan sebagai saksi dalam perkara leasing marine vessel power plant di kejaksaan agung," kata Dwi Suryo.


Dwi menegaskan, bahwa Sofyan Basir tidak memenuhi panggilan KPK lantaran dia sudah kali kedua harus memenuhi panggilan Kejaksaan Agung. Karenanya, Sofyan belum bisa menghadiri panggilan KPK.

"Jadi, panggilan hari ini di Kejaksaan Agung itu merupakan panggilan kedua kalinya. Pada saat panggilan pertama tanggal 17 Mei beliau tidak bisa hadir. Dan, pihak Kejaksaan Agung menyampaikan panggilan kedua yang diminta keterangannya sebagai saksi dalam perkara leasing marine vessel power plant," kata Dwi.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa kuasa hukum Sofyan Basir, Soesilo Aribowo juga telah bersurat kepada KPK tidak bisa menghadiri panggilan pemeriksaan oleh KPK.

"Pada kesempatan yang sama, kuasa hukumnya menyampaikan surat untuk penundaan di KPK. Saya kira gitu terima kasih," demikian Dwi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya