Berita

Lukman Hakim Saifudddin/RMOL

Hukum

Menteri Agama Kembali Diperiksa KPK, Kali Ini Terkait Penyelenggaraan Haji

RABU, 22 MEI 2019 | 16:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudddin kembali diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, kali ini Lukman bukan diperiksa terkait dugaan kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag, tetapi penyelidikan kasus baru terkait penyelenggaran ibadah haji.

"Terhadap yang bersangkutan (Lukman) dibutuhkan keterangannya dalam proses penyelidikan terkait penyelenggaraan haji," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, Rabu (22/5).


KPK mengkonfirmasi kepada Lukman terkait dugaan penyelewengan dana haji sebagaimana pernah menimpa Menag sebelumnya diduga telah terjadi penyelewengan dana haji..

"KPK cukup konsern dengan penyelenggaraan Haji ini. Selain pernah melakukan penanganan perkara pada Menteri Agama sebelumnya, KPK juga sudah berikan rekomendasi agar penyelenggaraan haji dilakukan tanpa penyimpangan. Jadi, jangan sampai pelayanan terhadap masyarakat dalam menjalankan ibadahnya disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu," kata Febri.

"Kami juga memperingatkan agar tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang, pengaruh dan posisi untuk mencari keuntungan pribadi dalam penyelenggaraan Haji ke depan. Apalagi dalam waktu tidak terlalu lama akan diselenggarakan kembali ibadah Haji di tahun ini," sambung Febri menambahkan.

Sekadar informasi, Menag Lukman telah diperiksa kedua kalinya oleh KPK sebagai saksi terkait suap jual beli jabatan di Kemenag untuk tersangka Anggpta DPR RI PPP M. Romahurmuziy alias Romi.

KPK menyita uang Rp 180 juta dan 30 Ribu dolar AS di laci meja kerja Menag Lukman terkait operasi tangkap tangan Romi beberapa waktu lalu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya