Berita

Pasar Tanah Abang/Net

Nusantara

Belum Sepenuhnya Pulih, Pasar Tanah Abang Ikut Ditutup Sementara

RABU, 22 MEI 2019 | 12:15 WIB | LAPORAN:

Usai bentrokan pecah antara sekelompok masa dengan aparat keamanan pada Rabu dinihari (22/5), kawasan perbelanjaan Blok A sampai Blok G, Pasar Tanah Abang ditutup sementara.

Alasannya, akses jalan menuju pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara tersebut masih ditutup oleh pihak aparat kepolisian dibantu TNI.

"Sebenarnya tidak ada perintah tutup, tapi karena akses ke lokasi masih tertutup, pedagang memutuskan masih belum membuka tempat berdagang mereka," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, di Jakarta, Rabu (22/5).


Hingga saat ini, pihaknya belum bisa dipastikan kapan pasar tersebut akan dibuka kembali. Tentunya, pasar dibuka saat kondisi sudah berangsur kondusif.

"Saya sudah minta pimpinan pasar melakukan koordinasi dengan aparatur setempat, begitu memang kondisi sudah pulih dan akses kendaraan sudah bisa dilalui agar segera diinformasikan kepada pedagang," katanya.

Berdasarkan kondisi di lapangan, sisa-sisa bentrokan kemarin masih terlihat ke arah pasar baik dari arah Jl. Fachrudin dan dari Jl. Wahid Hasyim.

Hanya motor yang bisa mengakses jalaan tersebut, sementara mobil belum bisa. Terlihat juga bekas puing-puing bebatuan yang berserakan di jalanan serta tanda hitam bekas petasan atau bakar ban.

"Untuk pengamanan Pasar Blok A dan Blok B ada sekitar 160 orang security ditambah 100 orang perbantuan TNI. Untuk di Blok F sendiri ada 49 orang security dan di Blok G ada 9 orang security, semuanya saling memantau kondisi yang ada di dalam pasar," tandasnya.

Hingga kini baru pasar Tanah Abang saja yang ditutup, sementara pusat perbelanjaan lainnya belum ada penutupan karena tidak terdampak bentrokan.

"Saat ini dari pemantauan saya masih di Tanah Abang saja yang tutup itupun karena situasional akses jalan, untuk pasar lainnya kita sedang minta diinformasikan jika ada sesuatu hal," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya