Berita

Nusantara

Gelar Muskerwil, Hima Persis DKI Jakarta Fokuskan ke Pemberdayaan Kader

SENIN, 20 MEI 2019 | 05:46 WIB

Pengurus Pimpinan wilayah Hima Persis DKI Jakarta selenggarakan acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil 1). Mengangkat tema "Reformulasi Hima Persis Jakarta sebagai Gerakan pemberdayaan Kader Menuju kedigdayaan Organisasi" bertempat di Aula PW Persis DKI Jakarta.

Pada sambutan Muskerwil 1, Ketua PW Hima Persis DKI Jakarta, Ilham Nurhidayatullah, menjelaskan berkenaan dengan tema yang diangkat.

"Tema tersebut tidak lepas dari kebutuhan kader, yang harus di Ayomi, difasilitasi dan diberdayakan untuk pengembangan soft skillnya. Sehingga organisasi mampu melahirkan kader-kader yang berkualitas, jelas skillnya, produktif dan inovatif artinya banyak melahirkan karya dan terobosan-terobosan yang konstruktif," ungkap Ilham Nurhidayatullah (18/5).


Pada tahun pertama PW Hima Persis DKI Jakarta akan lebih memfokuskan ke internalisasi untuk pengembangan kader dan penguatan organisasi. Diharapkan organisasi mampu berjalan ideal dan bisa menjadi prototipe untuk PW Hima Persis yang lainnya.

"Dalam mengurus organisasi harus punya skala prioritas. Karena Hima Persis merupakan organisasi kader maka yang diutamakan ialah pengembangan kader dan penguatan organisasi. Menjadi laboratorium pengkaderan dalam menyiapkan generasi umat dan bangsa kedepannya. Internalisasi menjadi prioritas," ucap Ilham.

Sidang Muskerwil dipimpin langsung oleh Sholahudin Wakil ketua Hima Persis DKI Jakarta. Dimulai dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 06.00. Perumusan program kerja berjalan cukup alot. presentasi dan diskusi program berjalan secara dinamis namun membuahkan hasil yang sangat baik.

"Program-program yang dirumuskan sangat aspiratif dan inovatif. Semua program tersebut di rumuskan untuk memberikan kemanfaat yang luas, baik bagi internal Hima Persis, maupun bagi eksternal baik otonom persis maupun pemerintah," ungkap Sholahudin.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya