Berita

Huawei/Net

Dunia

CEO Ren Zhengfei: Huawei Tidak Tunduk Pada Tekanan AS

MINGGU, 19 MEI 2019 | 23:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa telekomunikasi China, Huawei, siap menentang tindakan keras Amerika Serikat dan akan mengurangi ketergantungannya pada komponen Amerika Serikat.

Begitu penegasan dari pendiri sekaligus CEO Huawei, Ren Zhengfei seperti dimuat Channel News Asia (Minggu, 19/5).

Diketahui bahwa Departemen Perdagangan Amerika Serikat memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam perusahaan-perusahaan yang dinilai menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional atau kepentingan politik luar negeri Amerika Serikat. Dengan demikian, Huawei dibatasi dalam pembelian komponen dari Amerika Serikat.


"Kami sudah menyiapkan ini," kata Ren. Dia mengatakan Huawei akan terus mengembangkan komponennya sendiri untuk menekan ketergantungan pada pemasok luar.

Huawei sendiri saat ini adalah pemimpin yang berkembang pesat dalam teknologi 5G.

Namun teknologinya masih banyak bergantung pada pemasok asing.

Huawei membeli komponen sekitar 67 miliar dolar AS setiap tahun, termasuk sekitar 11 miliar dolar AS dari pemasok AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya