Berita

Peta Australia/Ist

Jaya Suprana

Pemilu Australia

MINGGU, 19 MEI 2019 | 16:33 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MINGGU 19 Mei 2019 dini hari pukul 5.00, saya membuka ponsel dan menemukan kiriman pesan singkat dari seorang sahabat saya sejak masa kanak-kanak yang kini menjadi warga negara Australia maka menempuh hari tua bersama anak cucu di Melbourne, Burhan Kristianto sebagai berikut:

Bukan Hari Istimewa

Hari ini adalah hari Pemilu di Ausie. Untuk PM (Perdana Menteri) dan untuk Senate (DPR). Dimulai jam 8 pagi dan sudah selesai jam 24 tengah malam. Jadi membutuhkan 16 jam untuk selesai tuntas. Jam 23.35 Oposisi (Bill Shorten, partai Labour) mengadakan Pers Conference, berpidato memberi selamat kemenangan kepada Partai Liberal/National (Scott Morrison). Jam 24.00, Scott Morrison berpidato atas kemenangannya. Everybody happy. No ketegangan. Hari ini seperti hari biasa saja. Tiap hari, bukan hari istimewa. Saya voting untuk Liberal dan menang. Jadi congrat untuk saya sendiri. Minum segelas red wine saja untuk celebrating.


Selamat

Segera saya kirim ucapan selamat kepada Mas Burhan yang merayakan kejayaan  pilihannya. Saya juga ucapkan congratulations kepada seluruh warga Australia yang telah berhasil menyelenggarakan pemilu secara jujur, tertib, aman, dan damai tanpa gejolak kebencian, kecurigaan, saling menghujat, dan saling lapor ke polisi.

Peradaban bangsa Australia telah cukup dewasa untuk mau dan mampu meletakkan politik bukan sebagai tujuan namun sekadar sebagai suatu alat demi menyejahterakan rakyat sambil mau dan mampu menghayati dan mengejawantahkan ajaran kasih sayang semua agama menjadi kenyataan demi bersama membangun negara Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tenteram Kerta Rahardja!

Kelirumologi

Akibat tidak ada manusia yang sempurna, memang tidak ada negara yang sempurna di planet bumi ini. Australia juga tidak sempurna. Namun sebenarnya tidak keliru apabila secara kelirumologis kita belajar dari pemilu Australia demi fokus mempelajari kemampuan menyelenggarakan pemilu secara jujur, bebas, rahasia, tertib, aman, dan damai tanpa gejolak kebencian demi bukan menyengsarakan namun menyejahterakan rakyat sesuai dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan serta Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia. Jika Australia bisa, Indonesia harus lebih bisa! MERDEKA!

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya