Berita

Eggi Sudjana/RMOL

Publika

Eggi Sudjana Di Antara Idealisme Dan Tuduhan Makar

MINGGU, 19 MEI 2019 | 14:40 WIB

TIDAK terasa sudah satu minggu DR Eggi Sudjana di penjara Polda Metro Jaya, dengan tuduhan makar hanya dikarenakan menggerakkan people power melawan kecurangan Pilpres 2019.

Pertanyaan di benak kita, mengapa rezim ini takut dengan sosok Eggi Sudjana sehingga harus dipenjara?

Mungkin sebagian orang bingung siapa sosok Eggi Sudjana ini. Beliau adalah sosok yang punya prinsip idealisme yang tinggi, dan prinsip itu dipegang beliau dari muda.


Sekitar tahun 80-an di saat pemerintah memberlakukan aturan bahwa semua organisasi masyarakat wajib azasnya Pancasila, Eggi Sudjana dengan tegas melakukan penolakan kebijakan itu.

Akhirnya Eggi membentuk Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Himpunan Mahasiswa Islam, dan Anies Baswedan Yang sekarang Gubernur DKI jakarta adalah salah satu mahasiswa dilahirkan dari MPO tersebut.

Karena keberanian sosok Eggi Sudjana tersebut ditakuti oleh rezim pemerintahan Jokowi ini. Menjelang sehari dari jadwal panggilan Polda Metro Jaya, penulis diskusi panjang.

Pesan beliau "Dinda Amir besok Abang hadir dan Abang yakin kemungkinan besar Abang ditangkap, jangan bersedih dan teruslah berjuang melawan rezim ini sampai tumbang. Abang siap mengorbankan diri abang demi Islam dan negeri ini."

Penulis ikut mengantar beliau ke Polda Metro Jaya dan penulis mengusulkan kepada pengacara beliau untuk menjadi saksi fakta guna membantah tuduhan people power itu makar. Sebab pada Pilpres tahun 2014 saat penulis dan kawan-kawan masih menjadi relawan Jokowi juga mewacanakan People Power jika Jokowi dicurangi. Tetapi pada saat itu kami tidak ditangkap. Namun polisi bersikeras untuk menangkap Eggi Sudjana.

Melalui tulisan singkat ini, penulis mengajak seluruh rakyat indonesia, yang masih punya cinta terhadap negeri ini untuk bersama meneruskan perjuangan Eggi Sudjana dalam menyelamatkan NKRI dari kehancuran, dengan melakukan aksi unjuk rasa damai di seluruh wilayah Indonesia saat penguman hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) yang akan datang.

Jika KPU RI terbukti curang dengan memenangkan capres Jokowi maka rakyat Indonesia lakukan gerakan mogok membayar pajak kepada negara sebagai bentuk perlawan terhadap pemerintahan hasil dari kecurangan.


Amirullah Hidayat

Kordinator Pusat Komunitas Relawan Sadar Indonesia (KORSA)

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya