Berita

Gerakan suluh kebangsaan di kediaman Panglima TNI/RMOL

Politik

Gerakan Suluh Kebangsaan Sambangi Rumah Dinas Panglima TNI

JUMAT, 17 MEI 2019 | 22:28 WIB | LAPORAN:

Para tokoh dari Gerakan Suluh Kebangsaan menemui Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto di rumah dinasnya di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud MD sebagai perwakilan mengatakan bahwa pertemua ini membicarakan kesiapan TNI beserta Polri dalam mengamankan pesta demokrasi, terutama menjelang 22 Mei 2019.

"Kami tadi ada 16 orang dan bertemu dengan Bapak Panglima untuk mendengar kesiapan mengamankan atau menjaga kita yang sedang punya pesta demokrasi. Alhamdulillah semuanya baik," jelas Mahfud.


Tidak hanya itu, ia bersama panglima dan jajarannya optimis bila masyarakat Indonesia dapat menyambut baik keputusan KPU terkait hasil Pemilu 2019.

"Bangsa ini Insyaallah tetap bersatu dengan riak-riaknya yang tentu saja kecil, yang Alhamdulillah diantisipasi oleh bapak Panglima. Kepentingan kami di sini adalah agar banhsa ini tetap terjaga dengan baik dengan segala ideologi dan kebersatuannya," tambah Mahfud.

Di kesempatan yang sama, Marsekal Hadi juga mengungkapkan hal serupa. Ia memastikan sinergitas TNI-Polri siap dalam menjaga stabilitas keamanan Indonesia, terlebih jelang 22 Mei 2019.

"Saya baru saja dikunjungi oleh senior-senior, dipimpin oleh Pak Prof (Mahfud) bahwa saya ceritakan tugas dari TNI dan Polri adalah menjaga stabilitas keamanan nasional," tandas Hadi.

Pertemuan berlangsung sejak pukul 19.00 WIB dan dihadiri beberapa tokoh bangsa, di antaranya Prof Komaruddin Hidayat, Romo Magniz Suseno, dan lain-lain serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andhika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya