Berita

Sri Wahyumi Maria Manalip/RMOL

Hukum

Bantah Terima Suap, Bupati Talaud Sebut Pemberian Tas Mewah Karena Rasa Senang

JUMAT, 17 MEI 2019 | 16:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Bupati Kabupataen Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) baru usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Maria diperiksa kapasitasnya sebagai tersangka dugaan suap di Kabupaten Talaud tahun 2018.

Maria yang diperiksa kurang lebih 6 jam keluar dari gedung KPK sekitar pukul 14.00 WIB tadi.


Kepada awak media, bupati berparas cantik itu membantah dirinya telah menerima suap. Sebab, dia belum mendapatkan uang atau dalam bentuk barang apapun.

"Saya merasa sebagai pembunuhan karakter untuk saya. Karena saya tidak pernah memegang barang bukti. Barang bukti pun tidak ada. Saya dibawa ke sini (KPK)," ujar Maria kepada awak media di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5).

"Persoalannya kan saya tidak terima itu barang. Saya dibawa ke sini tidak ada barangnya," sambung Maria menambahkan.

Meski demikian, Maria mengakui bahwa tas mewah bermerk Hermes yang dijanjikan untuknya itu memang akan diberikan oleh seorang lelaki bernama Bernand Hanafi Kalalo (swasta).

Menurut Maria, pemberian tas mewah itu didasari rasa senang seorang lelaki yang bernama Bernand itu. Bukan karena jabatan dia sebagai seorang Bupati.

"Dia (Bernand) senang dengan saya. Senang bukan suka. Jadi bedakan senang dengan suka. Lagian itu enggak ada kaitannya dengan jabatan saya, kan tinggal dua bulan. Apa yang bisa saya lakukan, kewenangan saya tinggal dua bulan," ucap Maria.

Dalam perkara ini, Benhur Lalenoh selaku orang kepercayaan Maria mengajaknya menemui pengusaha bernama Bernand Hanafi Kalalo untuk menggoalkan proyek pembangunan dua pasar yakni pasar Lirung dan pasar Beo dengan komitmen fee yang akan diterima Bupati sebesar 10 persen.

Komitmen fee 10 persen itu diminta oleh Benhur untuk diberikan kepada Maria berupa barang mewah seperti perhiasan, jam tangan dan tas branded sebagai imbalan.

Selain barang mewah yang jumlahnya total Rp 513.855.000, dari tangan pengusaha Bernand dan Benhur, KPK juga mengamankan uang Rp 50 juta dari tangan ASO selaku ketua pokja saat OTT.

Maria dan Benhur selaku pihak penerima suap, disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, pengusaha Bernand selaku pihak pemberi suap, disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya