Berita

Kanada/Net

Global

Menlu Kanada Segera Kunjungi Kuba, Bahas Krisis Venezuela

KAMIS, 16 MEI 2019 | 07:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland mengatakan dia akan mengunjungi Kuba pada hari Kamis (16/5) untuk membahas krisis politik di Venezuela dan keputusan Amerika Serikat untuk mengizinkan tuntutan hukum atas harta benda yang disita setelah revolusi tahun 1959.

"Adalah sangat penting bahwa kedua negara kita bertemu untuk membahas krisis ekonomi, politik dan kemanusiaan di Venezuela dan pekerjaan yang dapat kita lakukan bersama untuk mengatasinya," kata Freeland dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (15/5).

"Saya juga berharap untuk membahas bagaimana kita dapat bekerja bersama untuk membela warga Kanada yang melakukan perdagangan dan investasi yang sah di Kuba mengingat Amerika Serikat mengakhiri penangguhan Judul III dari Helms-Burton Act," tambahnya, seperti dimuat Reuters.


Ini akan menjadi kunjungan pertama seorang pejabat tinggi pemerintah Kanada ke Kuba sejak Perdana Menteri Justin Trudeau berkunjung ke sana pada November 2016.

Kanada diketahui menegaskan sikap untuk mempertahankan bisnisnya yang beroperasi di Kuba setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencabut larangan warga Amerika yang mengajukan tuntutan hukum terhadap investor yang bekerja di negara kepulauan itu.

Kanada juga merupakan salah satu negara di Grup Lima, sebuah blok yang sebagian besar negara-negara Amerika Latin mencari solusi damai untuk konflik politik Venezuela.

Selama kunjungannya, Freeland juga akan mengunjungi kedutaan Havana setelah para diplomat di sana mengeluh tentang serangan misterius pusing, sakit kepala, dan mual.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya