Berita

Anwar Ibrahim/Net

Global

Anwar Ibrahim: Mahathir Akan Memainkan Peran Negarawan Ketika Saya Menjadi PM

RABU, 15 MEI 2019 | 22:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dia akan membahas rencana suksesi dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Berbicara kepada wartawan di sela-sela Konvensi Pemuda Nasional 2019 (Rabu, 15/5), Anwar mengatakan rincian rencana suksesi, termasuk tanggal yang akan disepakati di antara mereka.

"Saya tidak punya masalah sama sekali karena Dr Mahathir memiliki peran untuk dimainkan sekarang dan harus diberi ruang," kata Anwar, seperti dimuat Channel News Asia.


Dia menambahkan, meski nanti kepemimpinan diambil olehnya, Mahathir masih akan memainkan peran penting.

"Bahkan jika saya mengambil alih kepemimpinan, Dr Mahathir masih akan memainkan peran sebagai negarawan karena dia telah berkontribusi banyak bagi negara," sambungnya sambil menambahkan bahwa komunikasi antara mereka berdua telah terjadi dengan cara yang baik.

Dr Mahathir, yang memimpin Pakatan Harapan (PH) untuk kemenangan mengejutkan dalam pemilihan umum terakhir, kembali untuk memimpin negara sebagai perdana menteri ketujuh.

Sebelum pemilihan, PH mengatakan Mahathir akan menjadi perdana menteri yang ditunjuk, sementara Wan Azizah Wan Ismail akan menjadi wakil perdana menteri yang ditunjuk.

PH mengatakan Anwar akan menjadi perdana menteri kedelapan negara itu.

Anwar sendiri saat itu menjalani hukuman lima tahun karena kasus sodomi. Tuduhan yang dibantahnya itu menurutnya bermotivasi politik.

Setelah kemenangan PH, Anwar menerima pengampunan kerajaan, dan kemudian kembali ke parlemen sebagai anggota parlemen Port Dickson melalui pemilihan sela.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya