Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Ini Penjelasan Anies Soal Sengketa Lahan Stadion Persija

RABU, 15 MEI 2019 | 17:26 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerangkan kembali persoalan perkara sengketa lahan untuk pembangunan stadion antara pemprov DKI dengan PT. Buana Permata Hijau di kawasan stadion BMW, Jakarta Utara.

Dalam kasus ini, Anies menyebut terdapat dua perkara yang memiliki penyelesaian yang berbeda, yakni dengan Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Di Pengadilan Negeri, DKI berlawan dengan PT Buana dan diputuskan tanah itu sah milik DKI. Kemudian yang kedua adalah PT buana melalui PTUN menggugat proses administrasi di BPN (Badan Pertanahan Nasional)," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/5).


Meski begitu, Anies tetap yakin bahwa pembangunan stadion untuk klub sepak bola Persija Jakarta itu bakal tetap berjalan.

"Yang kemarin diputuskan adalah yang di PTUN. Jadi proses administrasinya yang digugat oleh PT Buana tapi materinya adalah sah milik kita dan itu diputuskan di Pengadilan Negeri. Jadi Pengadilan Negeri sudah memutuskan," imbuhnya.

Badan Pertanahan Negara (BPN) yang kalah dalam gugatan dengan PT Buana Permata Hijau, kata Anies, akan melakukan banding untuk mempertahankan lahan tersebut.

"BPN dan saya telah berkomunikasi tadi malam bahwa BPN juga akan melakukan banding dan ini lebih kepada proses administrasinya, bukan substansi. Secara substansi tanah itu sudah diputuskan Pengadilan Negeri bahwa itu adalah milik DKI. Insya Allah enggak ada masalah," tutupnya

Sekadar informasi, PTUN Jakarta memenangkan gugatan PT Buana Permata Hijau terkait sengketa lahan dan Majelis Hakim membatalkan Sertifikat Hak Pakai yang diterbitkan BPN Jakarta Utara Nomor 314 dan 315.

Dalam kasus ini, Pemprov DKI turut menjadi tergugat intervensi. Sertifikat nomor 314 memiliki luas 29.256 meter persegi (2,9 hektare), sementara SHP nomor 315 seluas 66.199 meter persegi (6,6 hektare).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya