Berita

M. Romahurmuziy/Net

Hukum

KPK Tetap Proses Romi Meski Dibantarkan Ke RS Polri

SELASA, 14 MEI 2019 | 22:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tersangka suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama, Romahurmuziy kembali dibantarkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Meski begitu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap memproses kasus anggota DPR itu.

"Kami tetap akan melakukan proses penyidikan dalam kasus ini," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).


Febri menjelaskan, Romi kembali dibantarkan karena mengeluh sakit. Selain itu berdasarkan hasil pemeriksaan pihak RS Polri pun Romi mesti dirawat inap.

"Maka per kemarin kembali dilakukan pembantaran terhadap tersangka RMY," imbuhnya.

KPK juga tidak menghitung masa penahanan terhadap Romi selma masa pembantaran di RS Polri

"Sehingga, sejak pembantaran itu dilakukan maka masa tahanan tidak dihitung atau tidak dikurangi dari masa tahanan yang ada," pungkas Febri.

Selama proses penyidikan kasus ini, sebanyak 70 orang saksi telah digarap oleh KPK.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangkap terhadap Romi bersama uang Rp 156 juta yang diterima dari Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin.

Selanjutnya KPK juga telah menyita sejumlah uang senilai Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS dari laci ruangan kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Meskipun, dugaan keterlibatan Menag masih ditelusuri KPK.

Teranyar, Romi telah mengajukan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan (Jaksel) terkait proses hukum yang sedang dijalaninya. Namun, gugatan praperadilan tersebut ditolak oleh PN Jaksel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya