Berita

Hanif Dhakiri-Arief Mulyadi/Net

Sinergitas Desmigratif-Mekaar Diyakini Akan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

SENIN, 13 MEI 2019 | 15:55 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menyambut positif tawaran kerja sama program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) Penanaman Nasional Madani (PNM) dengan Desa Migratif Produktif (Desmigratif) Kemnaker.

Sinergitas program Desmigratif-Mekaar diyakini akan mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan di beberapa wilayah Indonesia yang menjadi desmigratif.

"Kami menyambut baik tawaran PNM Mekaar, karena banyak potensi yang kita kerjasamakan terutama yang PNM bantu di wilayah-wilayah asal pekerja migran," kata Hanif usai menerima audiensi  Dirut PNM Arief Mulyadi di kantornya, Jakarta, Senin (13/5).


Hanif mengatakan tawaran kerja sama PNM Mekaar akan disinergikan dengan Desmigratif dengan memberdayakan masyarakat khususnya yang berada dalam satu lokasi dengan tujuan untuk pengembangan ekonomi di wilayah-wilayah asal pekerja migran.

"Program PNM yang berada satu lokasi dengan Desmigratif, kita jadikan satu, kita sinergikan. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Intinya untuk pemberdayaan masyarakat," imbuhnya.

Hanif menambahkan kerja sama Desmigratif-Mekaar sejalan dengan program pemerintah sebab PNM Mekaar merupakan program revolusi mental untuk mendidik dan menanamkan mental usaha.

Arief Mulyadi memberikan apresiasi atas sambutan positif Menaker. Menurutnya, sinergi Mekaar-Desmigratif merupakan langkah tepat dalam memanfaatkan sumber dan kemampuan masing-masing lembaga untuk kesejahteraan masyarakat.

Mekaar adalah layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi perempuan pra-sejahtera. "Buat kami ini suatu apresiasi dan penghargaan sebagai sesama lembaga negara," katanya.

Arief mengungkapkan pihaknya telah memetakan dari 400 desmigratif, ada 82 kecamatan yang beririsan dengan wilayah kerja PNM.

"Ini menjadi prioritas untuk sinergi. Kalau PNM belum ada (wilayah kerja), Pak Menteri mengharapkan PNM hadir di situ. Ini akan terus kita upayakan," demikain Arief Mulyadi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya