Berita

Ilustrasi

Jaya Suprana

Nestapa Sri Solekah

SENIN, 13 MEI 2019 | 06:21 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEBENARNYA mahaguru kemanusiaan saya, Sandyawan Sumardi sedang sibuk membangun Sanggar Daya Kemanusiaan di Kampung Sumur mau pun bekerja sama dengan Pemprov DKI mempersiapkan pembangunan Kampung Susun untuk para warga Bukit Duri yang tergusur 28 September 2016. Namun beliau masih berkenan menyempatkan diri mengirim sebuah berita nestapa dari Tambakrejo, Semarang

Gusur

Ratusan Satpol PP kota Semarang dengan pakaian seragam dinas lengkap dengan alat berat menggusur warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang secara tidak mematuhi perjanjian yang tersurat di dalam Kesepakatan Perdamaian tertanggal 13 Desember 2018 antara para Warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang dengan BBWS Pemali-Juana dan Pemkot semarang yang juga dimediatori oleh Komnas HAM.


Sri Solekah

Jumat 10 Mei 2019, secara mengharukan reporter Liputan6.com, Semarang, Felek Wahyu berkisah tentang nestapa seorang warga kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara bernama Sri Solekah. Perempuan tua ini tetap memasak hidangan puasa Ramadan sambil makan sahur bersama para warga yang digusur pada sebuah tenda darurat di atas tumpukan puing-puing reruntuhan dinding rumah entah siapa.  

“Jarene mengentaskan kemiskinan, iki wis warga miskin malah dipetek-petek (Katanya mengentaskan kemiskinan, ini warga miskin malah diinjak-injak),” gerutu Mbah Solekah sambil tangannya terus mengaduk sayur di wajan. Tanpa ada senyum sedikitpun.

Zigam

Ada yang mendekat atau tidak, Mbah Solekah konsisten dengan gerutuan sambal memasak masakan berbumbu nestapa. “Tegel banget. Sasi pasa kok omah diambrukke. Wingi kampanye janjine kesejahteraan, mbelgedhes (Sungguh tega. Bulan puasa kok merobohkan rumah warga. Kemarin saat kampanye menjanjikan kesejahteraan. Mbelgedhes),” ratapnya sambil didampingi seorang cucunya, Zigam yang masih kecil.
Zigam sempat diselamatkan seorang pelajar dari gilasan bulldozer penggusur. Mulut Sri Solekah terus menggerutu “Bejamu ya nang, ana siswa nylametke  (Beruntunglah kamu nak, ada pelajar yang menyelamatkan),” katanya kepada Zigam.

Sang cucu diam dan terus minum susu dari botol. Zigam seperti tak tahu apa yang terjadi terhadap rumah orang tua dan neneknya. Zigam tak tahu bahwa tempat tinggal mereka digusur atas nama pembangunan pada bulan suci Ramadan. Tampaknya cita-cita luhur tersirat di dalam sila Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia belum terwujud akibat masih ada rakyat Indonesia belum menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya