Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Kesepakatan Dagang Dengan China Akan Lebih Buruk Pasca 2020

MINGGU, 12 MEI 2019 | 23:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan China bahwa mereka harus segera mencapai kesepakatan perdagangan dengan negaranya, jika tidak, perjanjian akan jauh lebih buruk di tahun berikutnya.

"Saya pikir China merasa mereka dipukuli dengan sangat buruk dalam negosiasi baru-baru ini sehingga mereka sebaiknya menunggu pemilu berikutnya, 2020, untuk melihat apakah mereka bisa beruntung dan mendapatkan kemenangan Demokrat," kata Trump dalam sebuah cuitan di Twitter (Sabtu, 11/5).

"Satu-satunya masalah adalah bahwa mereka tahu saya akan menang (ekonomi dab angka pekerjaan terbaik dalam sejarah Amerika Serikat dan banyak lagi), dan kesepakatan itu akan menjadi jauh lebih buruk bagi mereka jika harus dinegosiasikan dalam masa jabatan kedua saya. Bijaksana bagi mereka untuk bertindak sekarang, tetapi senang mengumpulkan tarif besar!" tambahnya.


Trump sebelumnya menuduh Beijing mengingkari komitmennya dalam pembicaraan perdagangan dan memerintahkan tugas hukuman baru, yang mulai berlaku Jumat (10/5) atas impor China senilai 200 miliar dolar AS. Dia menaikkan tarif dari semula 10 persen menjadi 25 persen.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya