Berita

USS Abraham Lincoln/Net

Dunia

Amerika Serikat Kerahkan Rudal Patriot Dan Kapal Induk Ke Timur Tengah

SABTU, 11 MEI 2019 | 23:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Amerika Serikat menyetujui penyebaran baterai pertahanan rudal Patriot dan kapal perang lain ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

USS Arlington, yang mengangkut marinir, kendaraan amfibi, dan pesawat terbang berputar, serta rudal Patriot, akan bergabung dengan kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln, yang sudah melewati Terusan Suez Mesir pekan ini dalam pelayaran ke Laut Merah.

Pemerintah Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pengerahan perangkat keras militer ke kawasan itu merupakan tanggapan atas kesiapan Iran yang meningkat untuk melakukan operasi ofensif.


Sistem rudal Patriot sendiri adalah mekanisme pertahanan terhadap pesawat, drone, rudal jelajah dan rudal balistik, dan saat ini dikerahkan di Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Penjabat Sekretaris Pertahanan telah menyetujui pergerakan USS Arlington (LPD-24) dan baterai Patriot ke Komando Sentral Amerika Serikat (CENTCOM) sebagai bagian dari permintaan awal pasukan untuk awal pekan ini," begitu keterangan Pentagon seperti dimuat Al Jazeera.

Awal pekan ini, satu gugus tugas pembom angkatan udara Amerika Serikat, termasuk pembom B-52, juga tiba di pangkalan udara AS Al Udeid di Qatar, kata Komando Sentral Amerika Serikat.

"Departemen Pertahanan terus memantau dengan cermat kegiatan rezim Iran, militer dan proksi mereka. Karena keamanan operasional, kami tidak akan membahas jadwal waktu atau lokasi pasukan. Amerika Serikat tidak mencari konflik dengan Iran, tetapi kami diposisikan dan siap untuk membela pasukan dan kepentingan Amerika Serikat di kawasan itu," tambah pernyataan itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya