Berita

Bob Hasan dan jajaran Arun di Komnas HAM/RMOL

Politik

Arun Bawa 200 KTP-el Bukti Hak Pilih Hilang Ke Komnas HAM

JUMAT, 10 MEI 2019 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (Arun) mengadukan hilangnya hak pilih orang banyak dalam Pemilu serentak 2019 kepada Komisi Nasional HAM (Komnas HAM).

Ketua Umum DPP Arun, Bob Hasan menjelaskan, hilangnya hak pilih tersebut dikarenakan mereka tidak menerima formulir C6 dan ditolak untuk menggunakan KTP elektronik yang dimiliki di tempat pemungutan suara (TPS).

Arun menerima setidaknya laporan hilangnya hak pilih dari 18 provinsi. Ia meyakini masalah ini merata di seluruh Indonesia.


"Ini adalalah suatu pelanggaran HAM yang mana kalau terjadi pada 100 ribu warga negara maka kalau dikalikan 34 provinsi maka terjadinya 3,4 juta. Itu jumlah suara banyak sekali," ujar Bob di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Jumat (10/5).

Menurut Bob, jika hanya beberapa orang yang hilang hak pilihnya dalam satu TPS bisa dimaklumi.

"Tetapi ini hampir seluruh provinsi yang ada banyak keluhan hal yang sama yaitu hilang  hak politiknya," imbuh Bob.

Dalam laporannya, Arun membawa bukti-bukti dokumen berupa 200 lembar salinan KTP-el milik warga yang kehilangan hak pilihnya di Pemilu serentak 2019.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya