Berita

Afrika Selatan/Net

Dunia

Perhitungan Suara Hampir Rampung, Partai Kongres Nasional Afrika Pertahankan Kekuasaan

JUMAT, 10 MEI 2019 | 07:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai Kongres Nasional Afrika (ANC) yang berkuasa di Afrika Selatan tampaknya akan mempertahankan kekuasaan, meskipun ada perolehan untuk partai-partai oposisi.

Menjelang Kamis sore (9/5) di Afrika Selatan, ANC, perhitungan suara yang telah mencapai lebih dari 50 persen menunjukkan, ANC meraih sekitar 57 persen suara.

Sementara itu Aliansi Demokratik sentris (DA) mengantongi sekitar 23 persen suara dan partai Pejuang Kemerdekaan Ekonomi (EFF) paling kiri mendekati 10 persen.


Hasil akhir diharapkan akan diumumkan pada akhir pekan ini.

Statistik dari Komisi Pemilihan Independen (IEC) menunjukkan jumlah pemilih sekitar 65 persen, turun dari sekitar 73 persen pada tahun 2014. Analis menyebut, itu adalah cerminan dari kekecewaan yang tumbuh baik dengan ANC yang berkuasa dan sistem politik secara lebih umum.

Tingkat partisipasi sangat rendah di kalangan pemuda dan di kota-kota yang kurang mampu, beberapa di antaranya meletus dalam protes pemberian layanan pada hari-hari menjelang pemilihan.

Menurut Dewan Riset Ilmiah dan Industri (CSIR), ANC kemungkinan akan mendapatkan 58 persen dari penghitungan suara akhir, penurunan tajam dalam kinerja dari pemilihan 2014, ketika partai tersebut mendapatkan 62 persen suara.

Dikabarkan Al Jazeera, ANC tidak pernah mendapatkan suara di bawah 60 persen dalam pemilihan umum sejak awal demokrasi Afrika Selatan 25 tahun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya