Berita

Metro Qatar/Net

Dunia

Jelang Piala Dunia 2022, Qatar Resmikan Kereta Bawah Tanah Pertama

RABU, 08 MEI 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Qatar resmi membuka siatem kereta bawah tanah atau metro untuk umum pekan ini.

Pembukaan metro dilakukan saat negara Teluk itu tengah bersiap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia sepakbola 2022. Pembangunan metro itu sendiri memakan waktu enam tahun.

Jalur Merah Metro Doha memulai operasi parsial pada hari Rabu (8/5), berjalan di sepanjang pantai dari distrik al-Qassar di ibukota, Doha, ke kota selatan al-Wakrah.


Negara tersebut bertujuan untuk menjalankan 75 kereta, serta membangun 37 stasiun dan dua jalur kereta lagi, yakni jalur Hijau dan Emas pada tahun 2020.

"Ini adalah salah satu proyek besar Qatar dan ini bukan hanya proyek yang dibuka, ini adalah cara baru untuk transportasi di seluruh negeri," kata direktur hubungan masyarakat dan komunikasi di Qatar Rail, Abdulla Al-Mawlawi seperti dimuat Al Jazeera.

"(Metro) ini akan menyambut semua warga negara, wisatawan dan ekspatriat yang tinggal di Qatar," tambahnya.

Metro Doha dapat melaju dengan kecepatan 80 hingga 100 kilometer per jam. Kereta canggih yang digunakan diimpor dari Jepang dibagi menjadi tiga kompartemen, yakni kelas standar, bagian keluarga dan Klub Emas.

Setiap kereta, yang dapat menampung 130 orang, memiliki total daya tampung penumpang hampir 416 orang.

Mawlawi menjelaskan, total waktu perjalanan dari al-Qassar ke al-Wakrah adalah sekitar 35 menit.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya