Berita

Venezuela/Net

Dunia

Pengadilan Tinggi Venezuela Targetkan Pemimpin Top Oposisi

RABU, 08 MEI 2019 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mahkamah Agung Venezuela tengah meminta Majelis Konstituante negara itu, yang merupakan badan super legislatif pro-pemerintah, untuk menentukan apakah akan membuka proses pidana terhadap tujuh politisi oposisi atau tidak.

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, Mahkamah Agung Venezuela mengeluarkan pernyataan pada Selasa (7/5) yang menyebut bahwa majelis akan menentukan apakah proses dapat dibuka untuk menyelidiki kejahatan termasuk konspirasi, pengkhianatan, dan pemberontakan. Namun tidak ada rincian soal tindakan yang diambil para politisi yang dapat dianggap kriminal.

Sebelumnya, pasa bulan April, menyusul permintaan serupa dari Mahkamah Agung, Majelis Konstituante menyetujui langkah yang memungkinkan pemimpin oposisi Juan Guaido untuk diadili di masa depan.


Guaido, ketua Majelis Nasional yang dikendalikan oposisi diketahui pada Januari lalu meminta konstitusi Venezuela untuk menyatakan dirinya sebagai presiden sementara. Dia mengatakan pemilihan kembali Presiden Nicolas Maduro pada 2018 tidak sah.

Amerika Serikat dan sebagian besar negara Barat lainnya telah mengakui Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela.

Dia mengatakan dia tidak mengakui keputusan yang berasal dari pemerintah Maduro, termasuk Majelis Konstituante, yang dikendalikan oleh Partai Sosialis yang berkuasa.

Kemudian pada tanggal 30 April, Guaido mencoba memicu pemberontakan militer untuk menggulingkan Maduro, tetapi upayanya gagal karena tidak ada pembelotan yang meluas di antara para prajurit. Maduro mengecamnya sebagai upaya kudeta.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya