Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gempa 7,5 Skala Richter Guncang Papua Nugini

SELASA, 07 MEI 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gempa berkekuatan 7,2 skala richter mengguncang negara kepulauan Pasifik, Papua Nugini pada Selasa pagi (7/5) waktu setempat.

Gempa menyebabkan terputusnya aliran listrik dan merobohkan barang-barang dari rak meskipun tidak ada laporan segera soal kerusakan serius.

Gempa itu melanda sekitar pukul 07.20 pagi waktu setempat dan terjadi di 33 kilometer tenggara Bulolo, di sisi timur negara itu, pada kedalaman 127 km. Gempa terasa hingga di ibukota Port Moresby sekitar 250 km jauhnya.


Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan tidak ada ancaman tsunami karena gempa itu begitu dalam.

"Kami belum melaporkan kerusakan serius," kata komandan kantor polisi Bulolo, Inspektur Leo Kaikas mengatakan kepada kantor berita AFP.

"Kami masih menilai situasinya," tambahnya. Staf di hotel Pine Lodge Bulolo mengatakan ada kerusakan sangat kecil dari benda yang jatuh dari meja, tetapi tidak ada kerusakan yang lebih serius.

Penduduk di Lae, yang berjarak lebih dari 100 km jauhnya, mengatakan gempa bumi merobohkan rak-rak dan meja kerja dan memutus aliran listrik di beberapa daerah. "Saya baru saja bangun," kata penduduk Lae, Christopher Lam.

"Gempa itu berlangsung lebih dari 30 detik. Kami memiliki barang-barang rumah tangga terlempar dari rak mereka dan listrik terputus," tambahnya.

Diperkirakan ada sekitar 110.000 orang yang tinggal dalam jarak 50 km dari pusat gempa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya