Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping/Net

Global

Ditekan Tarif Impor Baru, China Siap Gelar Pembicaraan Dagang Dengan AS

SELASA, 07 MEI 2019 | 07:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China masih bersiap untuk menggelar pembicaraan dagang dengan Amerika Serikat meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan meningkatkan tekanan pada Beijing dengan menerapkan tarif impor yang lebih tinggi akhir pekan kemarin.

"Kami juga sedang dalam proses memahami situasi yang relevan. Apa yang dapat saya katakan adalah bahwa tim China sedang bersiap untuk pergi ke Amerika Serikat untuk berdiskusi," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang awal pekan ini (Senin, 6/5).

Tetapi Geng tidak mengatakan apakah Wakil Perdana Menteri Liu He, yang merupakan pejabat utama China dalam negosiasi, akan menjadi bagian dari delegasi seperti yang direncanakan semula atau tidak. Negosiasi itu sendiri akan dimulai 8 Mei di Washington.


"Apa yang sangat penting adalah bahwa kita masih berharap Amerika Serikat dapat bekerja keras dengan China untuk bertemu setengah jalan, dan berusaha untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan saling menguntungkan atas dasar saling menghormati," tegas Geng.

Trump diketahui mentapkan tarif 200 miliar dolar AS pekan lalu atas barang impor dari China. Dia meningkat tarif menjadi 25 persen dari semula 10 persen.

Langkah itu membalikkan keputusan yang dibuatnya pada bulan Februari lalu untuk mempertahankan tarif pada angka 10 persen karena kemajuan antara kedua belah pihak.

"Kesepakatan Perdagangan dengan China berlanjut, tetapi terlalu lambat, karena mereka berusaha untuk menegosiasikan kembali. Tidak!" Kata Trump dalam sebuah cuitan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya