Berita

Jaya Suprana/Dok

Jaya Suprana

Marhaban Ya Ramadan

SENIN, 06 MEI 2019 | 07:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEBAGAI seorang umat Nasrani, saya tak kunjung henti berterima kasih kepada almarhum mahaguru Islam saya, Gus Dur yang telah berkenan menyadarkan saya mengenai betapa indahnya makna bulan suci Ramadan.

Puasa

Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam dirayakan oleh umat muslim di seluruh dunia dengan puasa dan memperingati wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad. Kata Ramadan berasal dari akar kata bahasa Arab ramiḍa atau ar-ramaḍ, yang berarti panas yang menghanguskan atau kekeringan. Selama berpuasa dari pagi hingga petang, muslim dilarang untuk makan serta minum. Selain itu demi menyempurnakan pahala puasa, muslim diperintahkan untuk menghindari perbuatan dosa seperti berkata yang jelek, menggunjing, menghina, memfitnah, mengutuk, berbohong, dan berkelahi.


Berpuasa bagi muslim saat Ramadan biasanya diikuti dengan memperbanyak salat dan membaca Al-Quran. Kekhususan makna bulan suci Ramadan bagi pemeluk agama Islam terlukis pada Al-Quran pada Surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa."

Jihad Al-Nafs

Bukanlah suatu kebetulan namun merupakan Kehendak Allah Yang Maha Kuasa bahwa bulan Ramadan tiba pada saat bangsa Indonesia sedang dirundung kegelisahan, kecurigaan, bahkan kebencian akibat kemelut penyelenggaraan pemilu serentak yang rawan meretakkan sendi-sendi persatuan Indonesia. Adalah Kehendak Allah Yang Maha Kuasa agar dalam bulan suci Ramadan, seluruh rakyat Indonesia bersatu padu menunaikan jihad al-nafs sebagai perjuangan akbar menaklukkan diri sendiri masing-masing.

Marilah kita semua menjunjung tinggi kehendak Allah dengan gigih berjuang melawan angkara murka hawa nafsu pada diri kita masing-masing agar jangan sampai kita menghina, memfitnah, mengutuk, menipu apalagi melakukan kekerasan lahir-batin terhadap sesama manusia yang sama sekali tidak sesuai dengan keindahan makna adiluhur yang terkandung di dalam bulan suci Ramadan.

Marhaban Ya Ramadan

Marhaban Ya Ramadan, bulan suci penuh berkah telah tiba. Saatnya tiba untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya, menjauhi keburukan, memperbanyak kebaikan. Dengan penuh kerendahan hati mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.

Penulis Adalah Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya