Berita

Wasekjen Demokrat, Rachland Nashidik/Net

Politik

Petuah Demokrat Untuk Prabowo: Calon Presiden Superstar, Anda Harus Di Depan!

MINGGU, 05 MEI 2019 | 05:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Calon Presiden Prabowo Subianto diminta untuk segera mengeluarkan ide dan gagasannya untuk mengatasi persoalan bangsa yang makin membludak di era saat ini.

Salah satu persoalan baru yang perlu dipikirkan Prabowo adalah soal penyelenggaraan Pemilu yang dianggap banyak kecurangan.

"Pak Prabowo, apakah Anda punya ide untuk mengatasi jalan buntu ini? Berkutat mengawal C1 saja tak akan banyak mengubah keadaan. Sampaikan ide yang terang dan mencerminkan pengamatan mendalam dan berjuanglah paling depan untuk mewujudkannya," kata Wasekjen Demokrat, Rachland Nashidik di akun Twitternya, Minggu (5/5).


Demokrat yang menjadi salah satu partai koalisi Prabowo-Sandi ini yakin jika capresnya tersebut mampu mengatasi persoalan pemilu yang sangat serius ini.

Termasuk persoalan baru tentang meninggalnya ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Andalah pemimpin koalisi, Calon Presiden, superstar. Anda harus di depan. Menunjukkan arah, mengungkap cara mengatasi rintangan. Misalnya kematian 400 orang penyelenggara pemilu," jelasnya.

Tak hanya itu, masalah lain yang harus segera dicarikan solusinya adalah soal islamphobia. Rachland berpendapat, Prabowo sebagai calon pemimpin bangsa harus benar-benar memikirkan beragam persoalan tersebut.

Terlebih beberapa tokoh sudah menuangkan beberapa ide gagasan soal solusi masalah bangsa yang tak kunjung selesai ini.

Di sisi lain, koalisi Prabowo-Sandi saat ini memiliki pendukung yang spartan dan tingkat fanatisme yang tinggi. Namun demikian hal ini dinilai belum cukup sebagai penyelesaian.

"Kita sudah dengar pendapat Habib Rizieq, Rizal Ramli, Haris Azhar. Pak SBY sedari awal juga memberi masukan. Soalnya adalah, sebagai pemimpin koalisi, ide Anda sendiri apa? Nyatakanlah, terangkan pikiran publik, yakinkan rakyat itu jalan terbaik, dan pimpin koalisi mewujudkannya," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya