Berita

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Soal Demokrasi, Berpikir Pejabat Negara Makin Sempit Dan Rendah

MINGGU, 05 MEI 2019 | 01:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah merasa gelisah dan prihatin dengan demokrasi yang diterapkan di Indonesia saat ini.

Sebab, Fahri melihat kebebasan berpendapat belakangan ini justru seakan dipagari oleh pemangku kebijakan.

"Prihatin melihat cara berpikir pejabat negara dan para pendukungnya, termasuk yang katanya pengamat. Semakin sempit dan rendah," kata Fahri di akun Twitternya, Minggu (5/5)


Dewasa ini, ia melihat pejabat negara tidak memahami falsafah negara demokrasi yang tinggi dan luas.

"Waspadalah kawan! Makin sering terdengar kata-kata 'siapa dia atau siapa kamu' untuk mengadili kebebasan berbicara," imbuhnya.

"Makin sering terdengar serangan kepada etnis yang kritis dan mempersoalkan kehadiran mereka dalam demokrasi dan kebebasan. Entahlah, akan ada masa koreksi tapi damai kiranya," sambung Fahri.

Bagi Fahri, seyogyanya demokrasi tidak mempersoalkan sosok dan apa yang dibicarakan, apalagi dalam kebebasan berpendapat.

"Setiap suara dianggap berharga. Negara Pancasila tidak lagi membolehkan adanya serangan kepada identitas ras, suku, agama, dan etnis. Itu sudah final. Jangan turun ke bawah, kita harus naik ke atas," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya