Berita

Pasca badai di Bangladesh/Al Jazeera

Dunia

Topan Fani Bergerak Ke Bangladesh, 12 Orang Meninggal Dunia

SABTU, 04 MEI 2019 | 23:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Topan Fani bergerak ke Bangladesh setelah memporak-porandakan pantai timur India akhir pekan ini. Topan itu adalah badai terkuat yang menghantam India dalam lima tahun terakhir.

Setidaknya 16 orang meninggal duniai di India akibat badai, sebagian besar korban meninggal berada di negara bagian Odisha yang paling parah dilanda.

Sementara itu di negara tetangga, Bangladesh, pihak berwenang mengatakan sedikitnya 12 orang meninggal dan sejumlah lainnya terluka ketika Topan Fani menyapu ke arah timur laut ke negara itu.


Setidaknya empat dari kematian itu dilaporkan terjadi di distrik Kishorganj di Bangladesh tengah.

"Mereka meninggal setelah disambar petir. Telah terjadi hujan lebat dan badai di sini sejak Jumat siang," kata Wakil Komisaris distrik Sarwar Murshed Chowdhury kepada Al Jazeera.

Akibat topan tersebut, jutaan orang dipindahkan ke tempat aman di Bangladesh. Topan Fani adalag badai paling kuat yang melanda India dalam 20 tahun terakhir.

Setelah mendarat pada Jumat pagi (3/5), topan tropis Fani kehilangan sebagian kekuatannya dan diturunkan ke level "Depresi Mendalam" oleh Departemen Meteorologi India ketika badai bergerak ke daratan di atas Bangladesh.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya