Berita

Tim medis mengevakuasi korban luka/Al Jazeera

Global

Gaza Kembali Bergejolak, Serangan Udara Israel Renggut Satu Nyawa

SABTU, 04 MEI 2019 | 23:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang warga Palestina meninggal dunia dalam serangan udara Israel terbaru di Jalur Gaza utara akhir pekan ini.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, warga yang meninggal adalah Imad Nseir berusia 22 tahun. Dia meninggal di Beit Hanoun setelah pesawat tempur Israel menargetkan beberapa wilayah di daerah kantong yang dikepung itu pada hari Sabtu (4/5), setelah puluhan roket ditembakkan dari Gaza ke Israel selatan.

Gejolak serangan terbaru ini terjadi setelah pasukan Israel membunuh empat warga Palestina dalam dua insiden terpisah pada hari Jumat (3/5).


Hamas di Gaza membalas serangan dengan melepaskan sejumlah roket. Sistem rudal Iron Dome di Israel dilaporkan berhasil mencegat puluhan proyektil. Pihak militer Israel menyebut ada sekitar 90 roket ditembakkan dari wilayah Gaza.

Sirene dibunyikan di kota-kota Israel, seperti Ashdod dan Ashkelon, dan di dekat pantai Zikim. Tidak ada korban yang dilaporkan di pihak Israel.

Dikabarkan Al Jazeera, pesawat tempur Israel menargetkan area pertanian di Beit Hanoun, sebuah kota utara di Jalur Gaza, dengan banyak serangan udara setelah tembakan roket.

Pasukan Israel di perbatasan dengan Gaza juga menembaki beberapa pos pantau di timur Khan Younis di Jalur Gaza selatan. Para pejabat kesehatan Gaza juga mengatakan empat warga Palestina terluka dalam salah satu serangan Israel.

Pusat Informasi Palestina mengutip juru bicara Hamas Abdullatif Al-Qanou menegaskan bahwa perlawanab akan terus dilakukan.

"Perlawanan akan tetap hadir untuk menanggapi kejahatan pendudukan, dan tidak akan membiarkannya menumpahkan darah rakyat kita," ujarnya.

Sementara itu, gerakan Fatah di Tepi Barat yang diduduki telah mengecam eskalasi di Jalur Gaza dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengekang agresi yang terjadi.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya