Berita

Menteri Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Menteri Susi: Pak Jaksa Yang Terhormat, Kapal Asing Jangan Dilelang Tapi Dimusnahkan

JUMAT, 03 MEI 2019 | 10:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti berharap putusan pengadilan di Indonesia sejalan dan menguatkan kebijakannya dalam memerangi ilegal fishing yang terjadi di perairan tanah air.

Salah satu yang diharapkannya adalah soal penangkapan dan penenggelaman kapal asing yang kerap ia lakukan. Ia berharap Jaksa dan Mahkamah Agung sejalan dengan tidak memutus pelelangan kapal asing yang ditangkap dan terbukti ilegal fishing.

"Yang terhormat Pak Jaksa Agung dan Pak Ketua Mahkamah Agung. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon semua tuntutan dan putusan untuk kapal ilegal fishing tidak lagi dirampas untuk dilelang," kata Susi di akun Twitternya, Jumat (3/5).


"Tidak lagi dirampas untuk dilelang tapi dirampas untuk dimusnahkan," sambungnya.

"Mohon semua yang saat ini dalam proses banding ditolak dan tetap untuk dimusnahkan," jelasnya.

Permohonan tersebut disampaikan lantaran Menteri Susi mengaku kerap kembali menangkap kapal-kapal ilegal fishing yang sebelumnya juga pernah ditangkap dan tidak dimusnahkan.

Dengan keputusan Jaksa dan MA sesuai dengan permohonannya, maka kasus serupa tak akan terulang mengingat kapal-kapal ilegal fishing nantinya bakal ditenggelamkan.

"Dalam laporan yang saya terima, banyak kapal-kapal puluhan yang ditangkap tahun lalu masih sedang banding di Pengadilan untuk bisa tidak dimusnahkan tapi disita untuk dilelang," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya