Berita

Ketua Prodem, Syafti Hidayat/RMOL

Politik

Prodem: Pemilu 2019 Paling Buruk Dan Khianati Kedaulatan Rakyat

KAMIS, 02 MEI 2019 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dugaan massifnya kecurangan dalam Pemilu serentak 2019 membuat pesta demokrasi tersebut menjadi yang terburuk pasca reformasi.

Demikian ditegaskan Ketua Prodem, Syafti Hidayat saat gelar aksi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta, Kamis (2/5).

"Pemilu 2019 yang paling buruk, menghina demokrasi Pancasila serta khianati kedaulatan rakyat," ujar Syafti.


Syafti menyebut kecurangan yang terjadi diduga berkategori terstruktur, sistematis dan massif. Alhasil, kecurangan itu sudah mengangkangi asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

Terlebih, kata dia, keputusan KPU menggunakan kotak suara berbahan kardus patut diduga merusak kerahasiaan suara karena bahan yang mudah rusak.

"Kerahasian surat suara dalam kotak suara diragukan, dan patut dipersoalkan soal jumlah DPT invalid 17,5 juta yang hingga pelaksanaan coblosan belum dituntaskan," jelasnya.

Keadaan tersebut diperburuk oleh keberadaan lembaga survei yang membuat berbagai hasil hitung cepat yang seolah melegalkan kecurangan.

"Pasca Pencoblosan, potensi kecurangan diperparah oleh beberapa Lembaga Survei yang seakan-akan melegitimasi kecurangan dengan mengeluarkan Hasil Quick Count," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya