Berita

Ilustrasi penganiayaan/Net

Nusantara

Ikatan Jurnalis Televisi Desak Kapolri Tindak Anak Buah Yang Aniaya Wartawan

RABU, 01 MEI 2019 | 21:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya kecam kekerasan yang dilakukan oknum polisi terhadap jurnalis saat meliput Hari Buruh di Bandung hari ini.

Kecaman tersebut diperuntukkan kepada oknum aparat yang melakukan tindakan kekerasan terhadap fotografer Tempo, Prima Mulia dan jurnalis freelance, Iqbal Kusumadireza (Reza).

Tak hanya mengecam, IJTI Cirebon juga mendesak kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikan kasus kekerasaan yang menimpa jurnalis tersebut secara hukum. Pucuk pimpinan Korps Bhayangkara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahkan diminta bertindak tegas.


"Kami secara jelas mengecam kekerasaan terhadap jurnalis seperti ini," ujar Ketua IJTI Cirebon Raya, Faizal Nurathman dalam keterangannya, Rabu (1/5).

Kedua jurnalis tersebut dianiaya oleh oknum petugas kepolisian saat meliput peringatan Hari Buruh Internasional yang berpusat di Gedung Sate, Bandung, Rabu (1/5).
Bahkan oknum polisi tersebut mengambil kamera yang dipegang Reza sambil menginjak lutut dan tulang kering kaki kanannya berkali-kali, di Jalan Singaperbangsa.

Akibatnya, kaki kanan Reza pun menglami luka dan memar. Setelah menguasai kamera Reza, polisi tersebut kemudian menghapus sejumlah gambar yang sudah diabadikan Reza.

Tak hanya Reza, Prima Mulia juga mengalami hal yang sama. Hanya saja, Prima tidak mendapat kekerasan fisik dari oknum polisi. Prima mengaku disekap oleh tiga orang polisi dan diancam foto-fotonya dihapus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya