Berita

Penganiayaan wartawan oleh oknum kepolisian/Repro

Nusantara

PWI Kutuk Penganiayaan Wartawan Oleh Oknum Polisi

RABU, 01 MEI 2019 | 20:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi kekerasan yang dilakukan oknum kepolisian terhadap dua wartawan saat meliput hari buruh di Bandung direspon Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Menurut PWI Kabupaten Karawang, perlakuan yang dilakukan oleh oknum polisi itu tidak bisa dibenarkan.

"Kami mengutuk pelaku kekerasan terhadap dua jurnalis foto yang sedang bertugas. Kekerasan kepada jurnalis tidak dibenarkan," kata Ketua PWI Karawang, Aep Saepullah dilansir RMOLJabar, Rabu (1/5).


Aep mengatakan, korps Bhayangkara harus menyelidiki hingga tuntas oknum aparat yang melakukan kekerasan dan menghalangi tugas jurnalis tersebut.

"Oknum polisi yang melakukan kekerasan kepada wartawan harus ditindak tegas," ujarnya.

Kejadian di Bandung ini diakuinya menambah catatan hitam kasus kekerasan kepada wartawan di Indonesia. Padahal, kata Aep, tugas wartawan yang meliput dilindungi Undang-Undang, yakni UU 40/1999 tentang pers.

"Kami berharap tindakan semacam ini tidak terjadi di daerah lain," tutupnya.

Dua jurnalis foto, yaitu Prima Mulia dari Tempo dan wartawan lepas Iqbal Kusumadireza dilaporkan telah diintimidasi oleh oknum kepolisian.

Saat kejadian, keduanya sedang berada di tengah kerumunan massa dan mengambil gambar keributan antara massa dan aparat keamanan. Saat mengambil gambar, keduanya diintimidasi.

"Setelah pindah lokasi untuk mengabadikan gambar yang lain, Reza tiba-tiba dipiting oleh seorang anggota polisi. Menurut Reza, polisi tersebut dari satuan Tim Prabu Polrestabes Bandung," tulis AJI Bandung dalam rilis resmi mereka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya