Berita

Dwi Handoko/Net

Hukum

Kasus KTP-El, Pejabat Kemkominfo Diperiksa Untuk Tersangka Markus Nari

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 10:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Penyidik KPK memanggil Direktur Pengendalian Sumber Daya Perangkat Pos Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Dwi Handoko sebagai saksi terkait dugaan suap mega proyek KTP berbasis elektronik (KTP-el).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (Markus Nari)," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (26/4).

Markus Nari adalah mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.


Selai pejabat Kemkominfo, KPK juga memeriksa enam orang tersangka; Indra Kurnia Arifudin (pegawai PT Quadra Solution), Melyanawati (pegawai PT Lautan Makmur Perkasa), Agus Nugroho (staf BPPT), Arief Sartono dan Dwidharma Priyasta (PNS).

Dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun ini, KPK telah menjerat sedikitnya delapan orang tersangka, sebagian besar sudah dijatuhi vonis.

Yaitu, Irman (mantan Dirjen Dukcapil), Sugiharto (mantan pejabat Kemendagri), Andi Agustinus alias Andi Narogong (pengusaha), Anang Sugiana Sudihardjo (pengusaha), Irvanto Hendra Pambudi (keponakan Setya Novanto), Made Oka Masagung (pengusaha), Setya Novanto (mantan ketua DPR) dan Markus Nari sendiri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya