Berita

Eks Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein/Net

Hukum

Dulu Kalapas, Sekarang Wahid Husein Jadi Napi Penghuni Sukamiskin

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 22:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wahid Husein kembali ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Namun dia kembali bukan sebagai kepala lapas, melainkan sebagai napi penghuni.

Hal itu seiring keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan eksekusi terhadap Wahid Husein ke Lapas Sukamiskin pada Kamis (25/4).

Selain Wahid Husein, tim KPK juga mengeksekusi tiga orang terpidana lainnya yakni Hendri Saputra, Fahmi Darmawansyah, dan Andri Rahmat dalam perkara ini.


"Hari ini, 25 April 2019, KPK lakukan eksekusi terhadap empat terpidana korupsi dalam kasus suap terkait fasilitas di Lapas Sukamiskin," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Kamis (25/4).

Wahid divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 4 bulan penjara oleh pengadilan Tipikor Bandung. Ia dinyatakan bersalah karen diduga telah menerima suap dari Fahmi Darmawansyah.

"Para terpidana akan menjalani masa hukuman sesuai dengan Putusan Pengadilan Tipikor pada PN Bandung yang telah berkekuatan hukum tetap," kata Febri.

Kalapas Sukamiskin, Wahid terbukti bersalah karena melakukan suap dari narapidana yang berada di Lapas Sukamiskin Tubagus (Tb) Chaeri Wardana alias Wawan.

Sementara, Fahmi Darmawansyah juga telah divonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 4 bulan penjara oleh pengadilan Tipikor Bandung.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya