Berita

Arrmanatha Christiawan Nasir/Net

Dunia

Pekan Depan, Menlu Retno Pimpin Sidang DK PBB

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 15:35 WIB | LAPORAN:

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi akan memimpin sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang akan digelar pada 6 Mei mendatang di New York, Amerika Serikat.

“Sidang terbuka akan mengangkat tema ‘Investing in Peace Including Safety and Performance of UN Peace Keeping’,” kata Jurubicara Kemlu Arrmanatha Christiawan Nasir di Ruang Palapa, Pejambon, Kemlu, Jakarta, Kamis (25/4).

Sementara itu, Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kemlu Grata Endah Werdaningtyas menjelaskan setiap anggota DK PBB berkesempatan untuk memimpin sidang. Secara alphabetical order setiap anggota tetap dan tidak tetap akan memimpin selama 1 bulan.


"Dan kebetulan berdasarkan alphabetical order kita mendapatkan giliran pada bulan Mei," ungkap Grata.

Grata menjelaskan bahwa tema diambil seusai dengan misi perdamaian PBB untuk berkontribusi pada keamanan internasional.

Alasan kedua, tema tersebut dipilih karena rekam jejak Indonesia dinilai mumpuni untuk membahas isu tersebut. Apalagi, Indonesia menjadi negara penyumbang pasukan perdamaian PBB terbesar nomor delapan dari 214 negara.

Terlebih, pada bulan Maret lalu Indonesia untuk kali pertama mengirimkan lebih dari 100 peacekeeper perempuan.

"Tema kali ini juga sejalan dengan sejalan inisiatif sekjen PBB untuk meningkatkan kapasitas kinerja dan mendorong peningkatan keselamatan dari peacekeeper, salah satu inisiatif yang diluncurkan dua tahun yang lalu adalah action power peacekeeping," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya