Berita

Bawaslu/Net

Politik

Sikap Tegas Bawaslu Lebih Penting Ketimbang TPF

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 14:32 WIB | LAPORAN:

Kalangan aktivis menyambut baik wacana pembentukan tim pencari fakta (TPF) kecurangan Pemilu 2019. Namun demikian, mereka menilai TPF sebatas opsi lanjutan.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menilai hal yang paling penting dalam mengatasi kecurangan pemilu adalah sikap tegas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Menurut hemat kami nggak apa-apa sih ada TPF, tapi yang lebih penting lagi sebenarnya Bawaslu. Apa sikap resminya," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4).


Lebih lanjut, salah satu inisiator Komando Barisan Rakyat Lawan Pemilu Curang (Kobarkan Perang) ini menilai dugaan kecurangan pemilu sudah masif. Ini tentu merugikan demokrasi yang dibangun sejak era reformasi. Sehingga dibutuhkan ketegasan dari Bawaslu untuk mengembalikan tatanan demokrasi tersebut.

"Makanya, kami kemarin memberikan warning, memberikan semangat pada Bawaslu untuk harus mengoptimalkan kinerjanya," pungkasnya.

Rabu (24/4) kemarin, Andrianto bersama para aktivis yang tergabung dalam Kobarkan Perang melakukan unjuk rasa damai di depan Kantor Bawaslu RI.

Mereka menuntut Bawaslu untuk menetapkan bahwa kecurangan dalam Pemilu 2019 sudah terjadi secara terstruktur, masif, dan sistematis (TMS).

"Harapan terakhir kita kan di Bawaslu. Kalau Bawaslu-nya juga masuk angin ya susah juga kita loh. Makanya kami kemarin memberikan warning, memberikan semangat pada Bawaslu untuk harus mengoptimalkan kinerjanya," pungkas aktivis mahasiswa tahun 1998 ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya