Berita

Waketum PAN, Bara Hasibuan/Net

Politik

Bara Hasibuan: Pansus Kecurangan Pemilu Tak Relevan

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 12:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Bara Hasibuan tak sependapat dengan munculnya usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) hak angket tentang kecurangan Pemilu 2019.

Usulan tersebut sebelumnya dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dan Fadli Zon untuk merespon banyaknya kecurangan yang terjadi di pemilu kali ini.

"Sama sekali tidak ada relevansinya (pembentukan Pansus)," kata Bara Hasibuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (25/4).


Ia menjelaskan, saat ini ia melihat belum ada kecurangan yang masif yang mengharuskan DPR turun tangan dengan membentuk pansus.

"Seperti yang dikatakan Prof Mahfud, tidak ada kecurangan yang masif, terstruktur, dan bersifat nasional. Jadi tidak ada relevansinya," imbuhnya.

Selain itu, pembentukan pansus juga dianggap keluar dari jalur yang sudah disediakan Undang-Undang terkait dengan penyelenggaran Pemilu.

"Di Undang-Undang Pemilu kan kalau ada indikasi kecurangan, kita harus membawa kasus ke Mahkamah Konstitusi," jelasnya.

Sosok yang kerap berseberangan dengan sikap petinggi PAN lain ini juga tak yakin partainya bakal bergabung jika usulan Pansus kecurangan pemilu dilaksanakan.

"Saya pikir kami tidak akan ikut di situ," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya